Showing posts with label komedi. Show all posts
Showing posts with label komedi. Show all posts

Motifasi Hidup, Belajar Dari Kura-Kura


Seekor ikan bertanya kepada Kura Kura :
"Mengapa setiap kali kamu mengalami masalah selalu bersembunyi, masuk kedalam cangkangmu...?"
Kura kura menjawab :
“Apa penting pertanyaan itu aku jawab ?”
Ikan berkata :
“semua mahluk di perairan ini mempertanyakan sifat mu yang selalu bersembunyi jika ada masalah”
Kura kura berkata :
"Komentar orang lain apakah penting...? Aku tidak menghindar , aku tidak lari dari kenyataan, aku hanya mencari suasana yang lebih damai didalam cangkang ku"
Ikan bertanya lagi :
"Tetapi apakah kamu tidak peduli selalu jadi bahan pembicaraan ?"
Kura kura menjawab :
"Inilah alasan mengapa aku lebih panjang umur dari pada kalian.
Kalian terlalu sibuk mengurusi kehidupan ku sampai kalian lupa siapa diri kalian, kalian terlalu sibuk memperhatikan diriku sampai kalian lupa siapa diri kalian"
---%---%---%---%---
"Dalam hidup ini kita sendiri yang menentukan pilihan apa,
berbuatlah yg terbaik dan biarkanlah orang lain mau berkomentar apapun"
"Orang yg menyukaimu tetap akan membenarkanmu sekalipun kamu keliru,
Sebaliknya orang yang membencimu selalu akan menyalahkanmu sekalipun kamu benar"
"Berapa banyak waktu mu terbuang hanya untuk mengurusi kehidupan orang lain sehingga kamu lupa pada diri mu sendiri kapan harus makan dan istirahat"
"Sayangi dirimu dengan lebih peduli pada urusanmu sendiri sebab engkau akan menjadi orang yang selalu kekurangan saat kamu selalu ingin tau urusan orang lain...
Allah slalu bersama orang yg sabar.

7 Karakter Binatang Pada Diri Manusia


JIKA ada makhluk yang diciptakan dengan sebaik-baik bentuk, maka itulah manusia (QS. 95: 4). Namun demikian, kebaikan bentuk itu tidak menjamin kebaikan budi, perangai terlebih akhlak. Semua kembali pada sang manusia itu sendiri. Jika iman yang diutamakan, insya Allah ia selamat dari sifat kebinatangan.
Namun, jika sebaliknya, maka seorang manusia akan memiliki sifat-sifat binatang yang hanya berorientasi materi dan kesenangan syahwat. Di Dalam Al-Qur’an paling tidak ada tujuh jenis binatang yang sifat-sifatnya bisa dimiliki manusia. Demikian diuraikan oleh Ahmad Yani dalam bukunya, ‘160 Materi Dakwah Pilihan.’
Pertama, seperti anjing
Anjing sangat tunduk, patuh dan setia kepada siapapun yang memberi makan dan minum, meskipun dia seorang penjahat. Manusia yang seperti anjing tidak mau tunduk kepada ayat-ayat Al-Qur’an yang telah diturunkan, dihalau atau tidak ia tetap akan menjulurkan lidahnya.
وَلَوْ شِئْنَا لَرَفَعْنَاهُ بِهَا وَلَـكِنَّهُ أَخْلَدَ إِلَى الأَرْضِ وَاتَّبَعَ هَوَاهُ فَمَثَلُهُ كَمَثَلِ الْكَلْبِ إِن تَحْمِلْ
عَلَيْهِ يَلْهَثْ أَوْ تَتْرُكْهُ يَلْهَث ذَّلِكَ مَثَلُ الْقَوْمِ الَّذِينَ كَذَّبُواْ بِآيَاتِنَا فَاقْصُصِ الْقَصَصَ لَعَلَّهُمْ
يَتَفَكَّرُونَ
"Dan kalau Kami menghendaki, sesungguhnya Kami tinggikan (derajat)nya dengan ayat-ayat itu, tetapi dia cenderung kepada dunia dan menurutkan hawa nafsunya yang rendah, maka perumpamaannya seperti anjing jika kamu menghalaunya diulurkannya lidahnya dan jika kamu membiarkannya dia mengulurkan lidahnya (juga). Demikian itulah perumpamaan orang-orang yang mendustakan ayat-ayat Kami. Maka ceritakanlah (kepada mereka) kisah-kisah itu agar mereka berfikir.” (QS: Al-A’raf: 176)
Kedua, seperti binatang ternak
Binatang ternak tidak memiliki keistimewaan, nilai jualnya hanya terletak pada beratnya, sedang binatang peliharaan karena kelebihan atau keistimewaan. Bila manusia seperti binatang ternak, kedudukannya sudah begitu rendah dari binatang peliharaan (QS. 7: 179)
Ketiga, seperti kera
Kera atau monyet adalah binatang yang serakah, keserakahan membuat orang-orang Yahudi melanggar ketentuan Allah
وَلَقَدْ عَلِمْتُمُ الَّذِينَ اعْتَدَواْ مِنكُمْ فِي السَّبْتِ فَقُلْنَا لَهُمْ كُونُواْ قِرَدَةً خَاسِئِينَ
"Dan sesungguhnya telah kamu ketahui orang-orang yang melanggar diantaramu pada hari Sabtu lalu Kami berfirman kepada mereka: “Jadilah kamu kera yang hina.” (QS. Al-Baqarah: 65)
Ironisnya, setelah melakukan pelanggaran, mereka justru tidak merasa bersalah, malah membanggakan kesalahan yang telah dilakukannya
Keempat, seperti babi
Babi bukan hanya senang dengan kekotoran, tetapi juga tidak memiliki rasa cemburu, ia akan membiarkan perbuatan tidak senonoh yang dilakukan pihak lain terhadap keluarganya, begitulah bila manusia memiliki karakter babi dalam dirinya.
قُلْ هَلْ أُنَبِّئُكُم بِشَرٍّ مِّن ذَلِكَ مَثُوبَةً عِندَ اللّهِ مَن لَّعَنَهُ اللّهُ وَغَضِبَ عَلَيْهِ وَجَعَلَ مِنْهُمُ الْقِرَدَةَ
وَالْخَنَازِيرَ وَعَبَدَ الطَّاغُوتَ أُوْلَـئِكَ شَرٌّ مَّكَاناً وَأَضَلُّ عَن سَوَاء السَّبِيلِ
"Apakah akan aku beritakan kepadamu tentang orang-orang yang lebih buruk pembalasannya dari (orang-orang fasik) itu disisi Allah, yaitu orang-orang yang dikutuki dan dimurkai Allah, di antara mereka (ada) yang dijadikan kera dan babi dan (orang yang) menyembah thaghut ?”. Mereka itu lebih buruk tempatnya dan lebih tersesat dari jalan yang lurus.” [QS. Al-Maaidah: 60)
Kelima, seperti laba-laba
Dalam hidup ini banyak manusia yang berlindung kepada selain Allah. Mereka membentengi diri dengan bangunan-bangunan yang mereka persenjatai diri dengan persenjataan canggih, bahkan ada yang melindungi dirinya dengan setan dengan jampi-jampi, jimat-jimat, isim-isim dan sebagainya
مَثَلُ الَّذِينَ اتَّخَذُوا مِن دُونِ اللَّهِ أَوْلِيَاء كَمَثَلِ الْعَنكَبُوتِ اتَّخَذَتْ بَيْتاً وَإِنَّ أَوْهَنَ الْبُيُوتِ
لَبَيْتُ الْعَنكَبُوتِ لَوْ كَانُوا يَعْلَمُونَ
"Perumpamaan orang-orang yang mengambil pelindung-pelindung selain Allah adalah seperti laba-laba yang membuat rumah. Dan sesungguhnya rumah yang paling lemah adalah rumah laba-laba kalau mereka mengetahui.” (QS. Al Ankabut [29]:
Keenam, seperti nyamuk
Yaitu orang yang kelakuannya hanya mengganggu orang lain, sehingga tidak disukai manusia lainnya. Mencari nafkah dengan menyakiti dan mengambil hak orang lain dan bila makan suka berlebihan hingga akhirnya mati karena kekenyangan (QS. Al-Baqarah: 26).
Ketujuh, seperti keledai
Yaitu manusia bodo karena tidak konsekuen, ajaran yang datang dari Allah diyakini, tetapi diabaikannya.
مَثَلُ الَّذِينَ حُمِّلُوا التَّوْرَاةَ ثُمَّ لَمْ يَحْمِلُوهَا كَمَثَلِ الْحِمَارِ يَحْمِلُ أَسْفَاراً بِئْسَ مَثَلُ الْقَوْمِ
الَّذِينَ كَذَّبُوا بِآيَاتِ اللَّهِ وَاللَّهُ لَا يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ
"Perumpamaan orang-orang yang dipikulkan kepadanya Taurat, kemudian mereka tiada memikulnya adalah seperti keledai yang membawa kitab-kitab yang tebal. Amatlah buruknya perumpamaan kaum yang mendustakan ayat-ayat Allah itu. Dan Allah tiada memberi petunjuk kepada kaum yang zalim.” (QS: Al Jumu’ah [62]:
Demikianlah tujuh jenis sifat binatang yang bisa menjadi tabiat dan watak manusia. Oleh karena itu, mari bentengi diri dan keluarga agar selamat menjadi makhluk Allah yang terbaik, sehingga selamat dari menjadi manusia berkarakter binatang. Na’udzubillah.

Orang Gila, ADZAN


Ada orang gila tadi masuk ka masjid jam 7 pagi.....terus naik ke mimbar... ngambil microfon .... Lalu nggak lama terus dia Adzan ...atuh bikin kagét semua orang yang mendengar .... Langsung saja dari anak kecil sampe orang tua, ibu ibu .... Semua.datang berbondong-bondong ke masjid...... sampai pa RT nya juga datang...

Pa RT : "Hei ... Siapa yg di dalam masjid ... Cepat keluar... Apa udah gila adzan jam segini.... Pagi pagi jam 7."
Orang gila : "Saya ....????..émang ada apa gitu... masalah nya"
Pa RT : "Hei nak kamu gila ya... Pake adzan jam segini... Cepat kaluar...bikin malu saja kamu..
Orang gila : "haah ... Pikir dong .. kalian yg gila mah .... Bukan saya ....
Sambil marah besar pa RT membentak ...
Pa RT : "kurang ajar kamu ... Dasar gila..."
Orang gila : "ya iya lah .. coba semuanya mikir .... Kalian yg datang ini yang gila semua..... ..."
Semua orang yang hadir jadi bingung ....
Pa RT. : "Dasar orang gila ... Apa maksudmu...??"
Orang gila : "Silahkan pikir sendiri ...lah Kalo tadi jam 4.30 subuh ...dengar Adzan yg harusnya kalian datang ke masjid .... Eeh, gak ada yg datang seperti ini...Hayo...!!
Nah ... Sekarang saya Adzan jam 7 pagi... Eh semua orang berbondong-bondong .. pada datang ke masjid .... Jadi siapa yg gila ... Tuh .....?? Pikir sendiri oleh kalian.
Pa RT dan semua orang yg hadir ... Terdiam mendengar perkataan orang itu .... Merasa benar perkataan orang gila itu... Perlahan lahan satu demi satu pada bubaar semuanya...😜
Nah ... Kalo kalian yg baca ... Termasuk yg gila apa ... Nggak ??!!
Kalo nggak .... besuk subuh ..ke masjid ... !!!!

🤣😂😂😂🙏🏼🙏🏼🙏🏼🙏🏼🙏🏼